Sarana umum bagi perempuan dan anak-anak dipersiapkan

JAKARTA: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kementerian Perhubungan, sepakat menandatangani MoU terkait dengan sistem perencanaan anggaran yang responsif gender.
Kerja sama ini, kata Meneg PP&PA Linda Amelia Sari Gumelar, merupakan komitmen bersama dalam mewujudkan kesetaraan gender dan perlindungan anak.

“Ini adalah salah satu upaya untuk membangun Indonesia lebih adil, demokratis, dan sejahtera melalui upaya pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan upaya mewujudkan kesetaraan dalam berbagai bidang pembangunan,” ujar Linda hari ini usai penandatangan MoU bersama Menhub Freddy Numberi di kantor Kemenhub.

Dia menuturkan pembangunan perhubungan dalam realitanya berpengaruh besar terhadap perekonomian nasional dan global. Mengingat kegiatan di bidang tersebut berperan penting pada distribusi barang dan jasa ke seluruh pelosok tanah air dan antar negara.

“Banyak isu gender yang ditemukan di bidang perhubungan, karena terkait dengan pelayanan terhadap masyarakat. Mulai dari bentuk sarana/prasarana transportasi yang aman dan nyaman bagi perempuan, laki-laki dan anak-anak sebagai pengguna jasa, sampai dengan penyediaan ruang tunggu, dan lainnya,” ujar Linda.

Aktivitas masyarakat yang cenderung meningkat setiap hari, khususnya mereka yang tidak memiliki kendaraan, lanjutnya, sangat mendambakan adanya pelayanan angkutan penumpang yang nyaman, aman, sejuk, ketepatan jadwal, dan tentunya dengan biaya yang terjangkau.

Linda berharap Kemenhub memperhatikan beberapa hal, seperti interchange (tempat perpindahan penumpang), perlu kebutuhan gender. Begitu juga dengan komponen bus perlu ergonomis, seperti tempat pijakan bus perlu dibuat rendah disesuaikan dengan struktur tubuh penduduk Indonesia.

Menurut dia, di terminal-terminal perlu kamar kecil yang memadai dan responsif gender serta ramah anak. Hal ini maksudnya toilet perempuan harus lebih banyak daripada untuk laki-laki.

“Hal tersebut mengingat kebutuhan laki-laki dan perempuan berbeda. Seperi para ibu biasanya membawa serta anak-anak balitanya ke dalam kamar kecil, sehingga memerlukan waktu yang lama di dalam,” ujar Linda.

Sementara Menteri Perhubungan Freddy Numberi merespon positif berbagai usulan dari Kemen PP&PA terkait sarana/prasarana yang responsif gender. “Kita akan sediakan toilet yang lebih banyak dan lebih besar untuk kaum perempuan, terutama di tempat umum seperti bandara dan terminal,” ujarnya.

Mengenai berapa anggarannya untuk membuat tempat baru atau memperbaiki  sarana/prasarana yang ada, katanya, nanti dihitung dulu. (Alp)

http://www.bisnis.com/index.php/umum/sosial/7805-sarana-umum-bagi-perempuan-dan-anak-anak-dipersiapkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s