UU yang mempengaruhi berlakunya Hukum Perdata

UU Pokok Agraria (UUPA)
Menyatakan bahwa “semua ketentuan dalam buku ke 2 KUHPer

tentang BENDA, sejauh mengatur tentang bumi (tanah), air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya termasuk Hak Tanggungan atas Tanah tidak berlaku lagi”, kecuali tentang HIPOTIK.

Ketentuan Hipotik yang masih berlaku adalah Hipotik Pesawat
Terbang dan Kapal Laut.
UU Perkawinan (No.1 Tahun 1974)
Pasal 66 UU Perkawinan menyatakan “Untuk perkawinan dan
segala
sesuatu yang berhubungan dengan perkawinan
berdasarkan atas UU ini”.

Maka dengan berlakunya pernyataan tersebut (UU ini) ketentuan – ketentuan perkawinan yang diatur dalam KUHPer sejauh telah diatur dalam UU ini dinyatakan tidak berlaku.

SEMA No.3 / 1963
MA mengeluarkan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) yang
menyatakan “KUHper bukan lagi sebagai UU tetapi sebagai
dokumen hukum yang tertulis”. Dengan kata lain SEMA ini
berusaha mencabut KUHPer.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s