Tujuan Menulis

Semulia-mulianya orang menulis adalah demi tercapainya kehidupan yang lebih baik bagi seisi dunia. Jurnal ilmiah, karangan populer, fiksi, atau roman picisan sekali pun, ditulis dengan tujuan supaya manusia, setidak-tidaknya segolongan kecil, terinspirasi dan tergerakkan.

Orang boleh saja menulis tanpa tujuan, tetapi lazimnya orang menulis guna mencapai tujuan tertentu, seperti:

  1. Memberi (Menjual) Informasi
    Sebagian besar tulisan dihasilkan dengan tujuan memberi (baca: menjual) informasi, teristimewa bila hasil karya tulis tersebut diperjualbelikan. Pada sisi positif lain, tulisan juga bersifat memperkenalkan atau mempromosikan sesuatu, termasuk suatu kejadian (berita) atau tempat (pariwisata).
  2. Mencerahkan Jiwa
    Bacaan sudah menjadi salah satu kebutuhan manusia modern, sehingga karya tulis selain sebagai komoditi juga layak dipandang sebagai salah satu sarana pencerahan pikiran dan jiwa.
  3. Mengabadikan Sejarah
    Sejarah harus dituliskan agar abadi sampai ke generasi selanjutnya.
  4. Ekspresi Diri
    Tulisan juga merupakan sarana mengekspresikan diri, baik bagi perorangan maupun kelompok.
  5. Mengedepankan Idealisme
    Idealisme umumnya dituangkan dalam bentuk tertulis supaya memiliki daya sebar lebih cepat dan merata.
  6. Mengemukakan Opini dan Teori
    Buah pikiran pun hampir selalu diabadikan dalam bentuk tulisan.
  7. “Menghibur”
    Baik temanya humor maupun bukan, tulisan umumnya juga bersifat “menghibur”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s